Dongeng Rusa dan Kura-kura Serta Pesan Moralnya

 


Mendengarkan cerita dongeng adalah salah satu hal yang menarik untuk kita lakukan. Ada banyak sekali pengajaran dan pesan moral yang bisa didapatkan dengan mendengarkan atau membaca cerita dongeng.

Nah, salah satu dongeng yang wajib kamu dengarkan untuk saat ini adalah kisah rusa dan kura-kura. Dongeng ini dapat memberikan pesan moral yang baik untuk kamu terapkan di kehidupan sehari-hari.

Seperti apakah dongengnya? Simak ulasan di bawah ini sampai habis.

Dongeng Rusa dan Kura-kura

Pada zaman dahulu, hiduplah seekor rusa yang sangat sombong dan pemarah. Ia sering meremehkan kemampuan hewan lain yang ada di sekitarnya.

Suatu hari, rusa itu pergi berjalan-jalan di pinggir danau dan bertemu dengan kura-kura. Sang kura-kura hanya terlihat mondar-mandi saja tanpa tujuan yang jelas.

 “Kura-kura, apa yang sedang engkau lakukan di sini?” kata rusa.

“Aku sedang mencari sumber penghidupan,” jawab si kura-kura.

Mendengar jawaban itu, lantas rusa marah.

“Jangan berlagak engkau, hei kura- kura! Engkau hanya mondar-mandir saja namun berlagak tengah mencari sumber penghidupan!” marah rusa.

Mendengar kalimat rusa, kura-kura mencoba menjelaskan namun rusa tetap marah-marah. Bahkan rusa mengancam akan menginjak tubuh kura-kura.

Si kura-kura yang jengkel dan kesal terhadap rusa kemudian menantang rusa untuk adu kekuatan betis kaki.

Rusa semakin marah mendengar tantangan si kura-kura. Ia pun meminta kura-kura untuk menendang betisnya terlebih dahulu.

“Tendanglah sekeras-kerasnya, semampu yang engkau bisa lakukan!” kata rusa.

Namun, kura-kura tidak bersedia melakukan. Ia mengatakan jika dirinya yang menendang terlebih dahulu maka rusa tidak bisa membalas tendangannya lagi.

“Jika aku menendang betismu, engkau akan jatuh dan tidak bisa membalas menendangku.” Kata kura-kura.

Rusa semakin marah setelah mendengar tuturan dari kura-kura. Ia kemudian bersiap-siap untuk menendang kura-kurang. Ia pun bersiap-siap untuk menendang. Ia berancang-ancang. Ketika dirasanya tepat, ia pun menendang dengan kaki depannya sekuat-kuatnya.

Ketika si rusa mengayunkan kakinya, si kura-kura segera memasukkan kaki-kakinya ke dalam tempurungnya. Tendangan rusa hanya mengenai tempat kosong. Si rusa sangat marah mendapati tendangannya tidak mengena.

Rusa lantas menginjak tempurung si kura-kura dengan kuat. Akibatnya tubuh si kura-kura terbenam ke dalam tanah. Si Rusa menyangka si kura-kura telah mati. Ia pun meninggalkan si kura-kura.

Si kura-kura berusaha keras keluar dari tanah. Setelah seminggu berusaha, si kura-kura akhirnya berhasil keluar dari tanah. Ia lalu mencari si rusa. Ditemukannya si rusa setelah beberapa hari mencari. “Bersiaplah Rusa, kini giliranku untuk menendang.”

Si rusa hanya memandang remeh kemampuan si kura-kura. “Kerahkan segenap kemampuanmu untuk menendang betisku. Ayo, jangan ragu-ragu!”

Si kura-kura bersiaga dan mengambil ancang-ancang di tempat tinggi. Ia lalu menggelindingkan tubuhnya. Ketika hampir tiba di dekat tubuh si rusa, ia pun menaikkan tubuhnya hingga tubuhnya melayang. Si kura-kura mengincar hidung si rusa.

Saking kerasnya tempurung kura-kura, hidung rusa langsung putus bahkan rusa tersebut mati.

Baca juga: Hewan Tertinggi di Dunia

Pesan Moral

Lewat cerita dongeng ini, kita diingatkan untuk tidak sombong dan jangan pernah meremehkan kekuatan orang lain. Kita juga tidak boleh merasa bahwa kita adalah orang paling kuat, pintar, dan segalanya karena masih banyak orang yang memiliki kelebihan di atas kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dongeng Anak : Kisah Keledai Bertelinga Panjang

Dongeng Sebelum Tidur : Putri Berambut Merah dan Burung Berwarna Emas