Dongeng Fabel : Kisah Si Kancil dan Rubah Baik Hati

 


Kali ini kita akan membaca dongeng yang berjudul kisah kancil dan rubah baik hati. Namun, sebelum mengetahui bagaimana kisahnya. Apakah adik-adik telah tahu apa itu dongeng fabel?

Dongeng fabel merupakan cerita fiksi kehidupan hewan-hewan yang memiliki pesan moral yang baik. Eits, tidak hanya hewan, loh. Beberapa dongeng fabel ada juga yang memasukan karakter pendukung berupa manusia. Menarik yah adik-adik!

Nah, sekarang adik-adik kan sudah tahu apa itu dongeng fabel. So, mari kita simak bersama dongeng berikut!

Kisah Si Kancil dan Rubah Baik Hati

Pada suatu hari, musim dingin berlangsung sangat lama. Persediaan makanan sudah mulai habis. Namun, hal tersebut tidak berlaku untuk sang Rubah. Ia hanya memiliki makanan untuk hari ini dan besok saja. Sang Rubah mempunya dua orang anak.  Mereka hidup bahagia.

‘’ Anakku, semoga besok hari cerah. Sehingga Ibu dapat mencari makanan yang banyak untuk kalian,’’ ujar ibu Rubah.

Mendengar hal itu, Kancil yang berada disana pun ikut mengangguk seperti kedua anaknya. Kancil bertetangga dengan Rubah, sehingga ia selalu berkunjung kerumahnya.

‘’ Benar sekali, persediaan makananku pun sudah hampir habis. Semoga saja besok kita dapat mencari makanan bersama-sama,’’ ucap Kancil.

Akhirnya, Rubah pun membuatkan secangkir teh. Namun, sang Rubah malah menatap jendela sangat lama. Kancil pun heran melihatnya.

‘’ Hei teman, apa yang sedang kau lihat?’’ Tanya Kancil.

‘’ Aku sedang melihat Jerapah yang sedang kedinginan. Aku sangat kasihan kepadanya, ia terlihat kepalaparan. Kemarin, aku melihatnya mencari makanan,’’ ujar Rubah.

Sang Rubah pun akhirnya keluar dan memanggil Jerapah untuk datang kerumahnya. Ia pun membuatkan secangkir teh untuk Jerapah karena seluruh badanya basah kuyup

‘’ Waaah, teh ini sangat enak,’’ ujar Jerapah.

‘’ Apa yang sedang kau lakukan diluar sana Jerapah? Cuaca saat ini sangat buruk,’’ tanya Rubah.

‘’ Aku sudah kehabisan makanan, aku pergi keluar untuk mencari makanan. Namun, karena musim dingin sangat panjang. Aku kesulitan mencari makanan,’’ jawab Jerapah mengeluh.

Mendengar yang dikatakan Jerapah, Rubah pun langsung masuk ke dalam dapur dan membawa piring yang berisi makanan. Namun, Kancil kaget. Karena ia tahu bahwa makanan yang diberikan kepada Jerapah adalah makanan terakhir, yang dimiliki oleh Rubah. Pada awalnya ia ingin menanyakan hal tersebut. namun, ia mengurungkan niatnya.

‘’ Makanlah Jerapah!’’ ujar Rubah.

Jerapah sangat senang dan langsung melahap makanan yang diberikan oleh Rubah. Setelah hujan mulai reda Jerapah pun berpamitan dan mengucapkan terimakasih atas kebaikkan Rubah. Namun, keesokkan harinya. Hujan masih turun dengan deras. Persediaan makanan Rubah sudah habis. Ia pun memaksakan diri dan bersiap untuk mencari makanan.

Tiba-tiba, seekor Burung Bangau datang memberikan kiriman yang dikirimkan oleh kakak sang Rubah yang tinggal di seberang hutan selatan. Begitu dibuka, ternyata isinya adalah persediaan makanaan selama dua minggu kedepan. Rubah sangat senang, ia pun langsung memanggil Kancil untuk datang kerumahnya dan makan bersama.

‘’ Kancil, setiap kebaikkan yang kita lakukan pasti akan membuahkan hasil,’’ ujar Rubah.

Mendengar hal itu, Kancil hanya terdiam. Ia mendapatkan pelajaran yang sangat berharga dari kebaikkan sang Rubah. Ia pun berjanji akan belajar untuk berbuat baik dan berbagi dengan binatang lainnya.

Tamat.

Pesan Moral :

Perbuatan baik akan mendatangkan hal yang baik, dan begitu pula sebaliknya, perbuatan buruk akan mendatangkan balasan berupa hal yang buruk pula.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dongeng Anak : Kisah Keledai Bertelinga Panjang

Dongeng Rusa dan Kura-kura Serta Pesan Moralnya

Dongeng Sebelum Tidur : Putri Berambut Merah dan Burung Berwarna Emas