Dongeng Fabel : Kisah Kancil dan Harimau Mencari Sabuk Raja

 


Dongeng fabel memang selalu mampu menarik perhatian anak-anak. Hal ini lantaran ceritanya yang menonjolkan kehidupan seekor hewan yang mampu memicu imajinasi anak. Beberapa contoh dongeng fabel yang populer dikalangan anak-anak adalah cerita si kancil, kura-kura, monyet yang rakus, hingga kisah tiga babi kecil.

Akan tetapi, meski memiliki alur cerita serta tokoh utama yang menarik. Jika dongeng fabel dengan judul yang sama, dibacakan setiap hari juga dapat menimbulkan rasa bosan pada anak. Oleh karena itu, berikut dongeng fabel yang berjudul kisah Kancil dan Harimau mencari sabuk raja. Yang bisa bunda jadikan sebagai referensi variasi bacaan dongeng pengantar tidur untuk sang buah hati.

Kisah Kancil dan Harimau Mencari Sabuk Raja

Suatu sore di belantara hutan yang lebat, Kancil sedang berjalan-jalan sore. Ia berjalan sambil bernyanyi menyelaraskan kicauan burung. Saat sedang berjalan, tiba-tiba ia mendengar auman mengerikan. Belum sempat kabur, dari semak-semak tiba-tiba muncul seekor harimau yang lapar. Harimau itu pun segera menyergap tubuh Kancil.

"Pucuk dicinta ulam pun tiba, kamu datang di saat aku lapar," ucap Harimau disertai auman.

Kancil menelan ludah ketakutan. Tetapi Kancil yang cerdik berusaha menutupi ketakutannya.

"Oh harimau lama tidak bertemu," sapa Kancil.

"Iya kancil, mungkin ini akan menjadi hari terakhir pertemuan kita. Perutku sudah lapar. Kau akan jadi santapan soreku hari ini," kata Harimau gembira.

"Apa permintaan terakhirmu?" tanya Harimau lagi.

Kancil pun memutar otaknya untuk mengelabuhi harimau. Tak butuh lama, Kancil si Cerdik menemukan ide cemerlang.

"Aku tidak ada keinginan terakhir apapun. Aku hanya punya rahasia besar di hutan ini. Jika aku mati, rahasia besar ini tidak akan pernah diketahui siapapun," kata Kancil.

Harimau pun penasaran dengan rahasia tersebut. Ia menyarankan Kancil untuk memberitahunya.

"Ya sudah beritahu saja apa rahasianya, setelah itu kau akan aku santap. Jadi aku tahu rahasianya, dan perutku kenyang, " tawa Harimau.

Kancil yang cerdik pun mengelabuhi harimau agar ia bisa lolos.

"Ada sabuk besar di hutan ini yang dimiliki oleh singa. Dari sabuk itu lah Singa mendapat kekuatan," tutur Kancil.

Harimau yang serakah itu pun penasaran. Ia seketika ingin memiliki sabuk besar itu.

"Di mana sabuk itu disimpan?" tanya Harimau.

"Baik lah, aku akan antarkan kau ke sana," kata Kancil.

"Tunggu dulu Kancil, meskipun kamu mengantarku, jangan harap aku akan melepaskanmu, Hahaha…," tawa Harimau dengan mata yang merah.

Kancil berusaha tenang dan segera menunjukkan jalan. Tanpa sepengetahuan Harimau, Kancil mengajaknya pergi ke tempat berbahaya. Setelah menempuh satu jam perjalanan, akhirnya mereka tiba di suatu tempat yang konon ada sabuk besarnya.

"Itu sabuknya" kata Kancil menunjuk ke sesuatu yang bergelantungan di pohon.

Dengan gegabah, Harimau pun segera menarik sabuk itu.

"Hahaha aku akan menjadi raja hutan," kata Harimau buas.

Tapi ternyata itu bukanlah sabuk. Melainkan ekor ular piton raksasa. Piton raksasa pun marah kepada harimau yang mengganggu tidurnya. Ular raksasa itu segera melilit tubuh Harimau yang buas.

"Sialan Kancil, kau menipuku," teriak Harimau marah.

Kancil pun segera kabur. Sedangkan, Harimau harus bertarung dengan ular piton raksasa.

Tamat.

Pesan Moral :

Orang yang serakah tak bisa puas dengan apa yang dimilikinya. Sehingga ia melakukan hal tercela untuk memuaskan keinginannya. So, serakah bukanlah perbuatan yang baik.

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dongeng Anak : Kisah Keledai Bertelinga Panjang

Dongeng Rusa dan Kura-kura Serta Pesan Moralnya

Dongeng Sebelum Tidur : Putri Berambut Merah dan Burung Berwarna Emas