Dongeng Fabel : Kisah Itik yang Buruk Rupa

 


Dongeng fabel merupakan salah satu jenis dongeng yang paling digemari di kalangan anak-anak. Hal tersebut karena tokoh-tokoh yang terdapat di dalamnya merupakan hewan-hewan lucu yang berprilaku menyerupai manusia. Selain ceritanya yang menarik, dongeng fabel juga kerap disertai dengan pesan moral yang baik untuk anak.

Ada banyak dongeng fabel yang bisa bunda bacakan untuk sang buah hati. Salah satu diantaranya adalah dongeng berikut, kisah itik yang buruk rupa. Penasaran bagaimana kisahnya? Yuk bacakan untuk si kecil.

Kisah Itik yang Buruk Rupa

Suatu hari, terlihat seekor ibu Itik sedang mengerami telur-telurnya. Ia sudah tidak sabar lagi menunggu anak-anaknya lahir kedunia. Akhirnya, hari yang di tunggu ibu Itik pun tiba. Telur-telur tersebut satu persatu menetas dan anak itik keluar dari cangkangnya.

Namun, ibu Itik sangat terkejut dari beberapa anaknya ada seekor itik yang berbeda. Satu anaknya tersebut memiliki warna yang berbeda dari saudara-saudaranya. Ia memiliki warna abu-abu dan memiliki badan yang lebih besar dari yang lain.

Melihat anaknya yang berbeda tersebut, ibu Itik terheran-heran. Namun, ia tidak peduli dan menyambut anak-anaknya yang lahir kedunia itu. Ibu Itik langsung mengajak anak-anaknya berenang bersama di danau. Ketika mereka berenang, mereka pun melewati hewan lain yang melihat ibu Itik dan anak-anaknya. Namun, mereka pun berbisik-bisik.

‘’ Siapa itu? Dia sangat berbeda dari saudara-sudaranya yang lain, ia pun sangat jelek.’’ Bisik-bisik hewan yang melihat keluarga Itik tersebut.

Mendengar yang di katakan hewan-hewan yang lain membuat sang ibu merasa sedih. Namun, ia tidak peduli karena satu anaknya memang berbeda dari yang lain. Namun, bagaimana pun dia tetap anaknya. Semua hewan mengejek Itik abu-abu, tak terkecuali saudaranya sendiri.

Itik abu merasa sangat sedih. Ia pun memutuskan untuk pergi karena ia tidak mau lagi tinggal disana. Ia pun berjalan kesana-kemari dan bertemu dengan seekor Anjing yang sedang mencari makan. Melihat Anjing tersebut, Itik abu pun ketakutan karena ia takut di makan olehnya.

Namun, sang Anjing malah berlari menjauhi Itik abu-abu. Melihat Anjing yang berlari menjauhinya, ia merasa semakin sedih karena Anjing pun takut melihatnya.

Ia pun melanjutkan perjalanan. Ditengah perjalanan tersebut ia merasa kelelahan dan tertidur di depan sebuah rumah. Tiba-tiba, datanglah seekor Kucing dan Ayam menghampirinya. Itik abu-abu pun bangun dari tidurnya dan melihat dua binatang tersebut. Namun, mereka langsung mengusir Itik abu-abu agar segera pergi dari depan rumah tersebut.

Dengan prasaan sangat sedih ia pun melanjutkan perjalanan. Ia berjalan sangat jauh dan akhirnya, ia beristirahat di pinggir sungai. Ia melihat serombongan angsa lewat. Ia pun sangat iri melihat kecantikkan Angsa-angsa tersebut.

‘’ Kenapa kamu bersedih?’’ sapa salah satu Angsa yang menghampiri Itik abu.

‘’ Aku sedih karena aku jelek dan tidak bisa seperti kalian.’’ Jawab Itik abu sedih.

Rombongan Angsa hanya tertawa.

‘’ Siapa yang bilang kamu jelek? Kamu sangat cantik seperti kami.’’ Jawab Angsa.

Rombongan Angsa pun mengajak Iti abu mendekat ke tepi sungai. Itik abu-abu sangat terkejut melihat sosok Angsa putih di dalam air. Ia tidak melihat dirinya yang jelek dan di takuti di dalam air tersebut. Ia heran, siapa Angsa yang sangat cantik tersebut.

‘’ Angsa cantik itu adalah dirimu. Kamu sama seperti kami.’’ Ucap salah satu Angsa.

Itik abu-abu sangat senang. Kini, ia bukan Itik yang buruk rupa lagi. Ia adalah seekor Angsa yang sangat cantik. Ia pun ikut terbang bersama Angsa yang lain dan mencari tempat yang sangat hangat untuk mereka tinggali bersama.

Tamat.

Pesan Moral :

Jangan malu dengan kekurangan yang kita miliki, karena kekurangan kita bisa menjadi kelebihan asalkan kita mau berusaha dan selalu bersyukur.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dongeng Anak : Kisah Keledai Bertelinga Panjang

Dongeng Rusa dan Kura-kura Serta Pesan Moralnya

Dongeng Sebelum Tidur : Putri Berambut Merah dan Burung Berwarna Emas