Dongeng Anak : Asal Usul Rumah Siput

 


Pernahkah adik-adik melihat seekor siput?

Siput merupakan seekor hewan berbadan lunak yang selalu membawa rumahnya kemana pun ia pergi. Lantas mengapa demikian? Adik-adik ada yang tahu tidak alasannya? Jika tidak, mari kita cari tahu jawabannya di bawah ini!

Asal Usul Rumah Siput

Dahulu kala, siput tidak membawa rumahnya kemana-mana. Dahulu, siput tinggal di sarang burung yang sudah ditinggalkan induk burung di atas pohon. Malam terasa hangat dan siang terasa sejuk karena daun-daun pohon merintangi sinar matahari yang jatuh tepat ke sarang tempat siput tinggal.

Akan tetapi ketika musim hujan datang, daun-daun itu tidak bisa lagi menghalangi air hujan yang jatuh. Siput menjadi basah dan kedinginan terkena air hujan. Kemudian siput pindah ke dalam lubang yang ada di batang pohon. Jika hari panas, siput akan terlindungi dengan baik, bigitupun jika hujan turun, siput tidak akan basah dan merasa kedinginan.

“Sepertinya aku menemukan rumah yang cocok untukku,” gumam Siput dalam hati.

Namun di suatu hari yang cerah, datanglah burung pelatuk. Tok..tok…tok…burung pelatuk terus mematuk batang pohon tempat rumah siput. Siput yang tingga di dalamnya menjadi terganggu dan tidak bisa tidur. Dengan hati yang jengkel, siput pun turun dari lubang batang pohon dan mencari tempat tinggal selanjutnya.

Siput menemukan sebuah lubang di tanah, kelihatannya hangat jika malam datang, pikir siput. Siput membersihkan lubang tersebut dan memutuskan untuk tinggal di dalamnya. Namun, ketika malam datang, tikus-tikus datang menggali dari segala arah merusak rumah siput. Apa mau dikata, siput pergi meninggalkan lubang tersebut untuk mencari rumah baru.

Siput berjalan terus hingga di tepi pantai penuh dengan batu karang.

“Sela-sela batu karang dapat menjadi rumahku,” Siput bersorak senang.

Aku bisa berlindung dari panas matahari dan hujan, tidak akan ada burung pelatuk yang akan mematuk batu karang ini, dan tidak akan ada tikus-tikus yang mampu menggali lubang menembus ke batu ini. Siput pun dapat beristirahat dengan tenang, tetapi ketika air laut pasang dan naik sampai ke atas batu karang, siput ikut tersapu bersama dengan ombak.

Sekali lagi siput harus pergi mencari rumah baru. Ketika berjalan meninggalkan pantai, siput menemukan sebuah cangkang kosong, bentuknya cantik dan sangat ringan. Karena lelah dan kedinginan, siput masuk ke dalam cangkang itu. Siput merasa hangat dan nyaman lalu tidur bergelung di dalamnya.

Ketika pagi datang, siput menyadari telah menemukan rumah yang terbaik baginya.

“Cangkang ini sangat cocok untuk ku. Aku tidak perlu lagi cepat-cepat pulang jika hujan turun, aku tidak akan kepanasan lagi, tidak ada yang akan menggangguku. Aku akan membawa rumah ini bersamaku kemanapun aku pergi.” Ucap Siput.

So, itulah tadi kisah tentang asal usul rumah siput. Kira-kira apa yah pesan moral yang bisa di ambil dari kisah yang satu ini? Adik-adik ada yang tahu tidak? Yuk komen di bawah!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dongeng Anak : Kisah Keledai Bertelinga Panjang

Dongeng Rusa dan Kura-kura Serta Pesan Moralnya

Dongeng Sebelum Tidur : Putri Berambut Merah dan Burung Berwarna Emas