Dongeng Fabel : Kisah Kancil dan Gajah yang Baik Hati

 



Dongeng fabel merupakan salah satu jenis dongeng yang paling banyak diminati oleh anak-anak. Dongeng fabel sendiri biasanya dibacakan oleh orang tua, atau bisa juga dibaca sendiri oleh anak. Salah satu contoh dongeng fabel adalah dongeng yang satu ini.

“Kisah Kancil dan Gajah yang Baik Hati”

Pada suatu siang, matahari di hutan sangat terik. Tempat tinggal si Kancil, Gajah, dan hewan lainnya seakan terbakar. Kancil kehausan sambil terus berjalan mencari air.

Di tengah perjalanan dia melihat kolam air yang sangat jernih. Tanpa pikir panjang dia langsung terjun ke dalam kolam. Tindakan Kancil sangat ceroboh, dia tidak berpikir bagaimana cara ke atas. Beberapa kali Kancil mencoba untuk memanjat, tetapi ia tidak bisa sampai ke atas. Si Kancil tidak bisa berbuat apa-apa, ia hanya bisa berteriak meminta tolong.

Teriakan si Kancil ternyata terdengar oleh si Gajah yang kebetulan melewati tempat itu. ‘’Hai, siapa yang ada di kolam itu?’’ Tanya Gajah.

‘’Aku … Si Kancil, sahabatmu.’’ Jawab Kancil.

Kancil terdiam sesaat, mencari akal agar Gajah mau menolongnya,

 “Tolong aku mengangkat ikan ini.’’ Ucap Kancil.

“Yang benar kau mendapat ikan?’’ Tanya Gajah.

“Benar … benar! Aku mendapatkan ikan yang sangat besar.’’ Jawab Kancil.

Gajah berpikir sejenak, bisa saja ia turun ke bawah dengan mudah tetapi bagaimana jika naiknya nanti. Namun, akhirnya gajah tersadar bahwa Kancil sedang mencoba untuk memanfaatkan kebaikannya.

“Kau mau memanfaatkanku ya, Cil? Kau mau menipuku untuk kepentingan dan keselamatanmu?’’ Tanya Gajah.

Kancil hanya terdiam,

“Sekali-kali kamu harus diberi pelajaran,’’ Kata Gajah sambil meninggalkan tempat itu.

“Gajah… Gajah… Tolonglah aku.” Teriak Kancil.

Gajah tidak mendengarkan teriakan Kancil, Kancil pun mulai merasa putus asa. Semakin lama berada di tempat itu, Kancil mulai merasa kedinginan. Hingga menjelang sore tidak ada seekor binatang yang mendengar teriakannya.

“Aduh gawat! Aku benar-benar akan kaku di tempat ini,” Gumam Kancil.

Dia berpikir apakah ini karma karena dia sering menjaili teman-temannya. Tidak lama kemudian, tiba-tiba Gajah muncul kembali.. Kancil meminta tolong kembali.

“Tolong aku, aku berjanji tidak akan jahil lagi.” Ucap Kancil kepada Gajah.

“Janji?” Gajah menekankan.

“Aku berjanji gajah” Jawab Kancil.

“Sekarang apakah kamu sudah sadar? Dan akan berjanji tidak akan menipu, jahil, iseng dan merugikan binatang lain?’’ Tanya Gajah.

“Benar Gajah, saya benar-benar berjanji.’’ Jawab Kancil.

Gajah menjulurkan belalainya yang panjang untuk menangkap Kancil dan mengangkatnya ke atas, Kancil pun berhasil naik, berkat bantuan gajah.

“Terima kasih, Gajah! Saya tidak akan pernah melupakan kebaikanmu ini” Ujar kancil.

Sejak itu, Kancil menjadi binatang yang sangat baik. Ia tidak lagi berbuat iseng seperti yang pernah ia lakukan pada binatang lain.

Tamat.

Pesan Moral:

Berfikirlah dahulu sebelum mengambil keputusan, karena keputusan yang terburu-buru dan tidak difikirkan terlebih dahulu bisa membawa masalah baru.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dongeng Anak : Kisah Keledai Bertelinga Panjang

Dongeng Rusa dan Kura-kura Serta Pesan Moralnya

Dongeng Sebelum Tidur : Putri Berambut Merah dan Burung Berwarna Emas