Cerita Dongeng "Angsa Yang Bertelur Emas"

Hallo sahabat, kita semua pasti tidak merasa asing lagi dengan cerita dongeng, bukan? cerita dongen selalu identik dengan hal yang lucu serta ceritanya yang menarik. Banyak sekali orang menyukai dongeng, khususnya anak.

Dongeng merupakan salah satu prosa rakyat yang berbentuk fiktif atau tidak benar-benar terjadi di dalam kehidupan nyata. Cerita dongeng cenderung variatif dan dibuat berdasarkan imajinasi si pengarang saja.

Fungsi dongeng adalah sebagai hiburan, atau dapat dijadikan sebagai sarana pemberian edukasi yang menarik bagi anak-anak. Selain itu, cerita dongeng juga kerap dijadikan sebagai pengantar tidur untuk anak-anak dimalam hari.

Nah, pada kali ini kita akan membahas salah satu cerita dongeng anak yang cukup digemari di kalangan anak-anak. Selamat membaca sahabat!!!

Angsa Yang Bertelur Emas


Alkisah....Pada zaman dahulu kala, ada sepasang suami istri yang bekerja sebagai petani. Mereka hidup dengan penuh kesederhanaan. Mereka hanya memiliki sedikit sawah dan seekor angsa yang memenuhi kebutuhan mereka sehari hari. Dan itu dirasa cukup oleh mereka. Mereka sangat bersyukur dengan kecukupan yang diberikan sang Maha pencipta untuk kehidupan mereka.





Mereka memiliki seekor angsa yang setiap harinya memberi mereka telur. Mereka sangat behagia karena memiliki angsa itu. Pada suatu hari, si angsa bertelur dan ketika sang petani melihatnya, ia merasa merasa terkejut saat menemukan bahwa angsa itu mengeluarkan telur emas. Ia langsung berlari ke dalam rumah memberitahu istrinya dengan terburu- buru.



 “Bu, Ibu” panggil petani itu.

“Iya pak ada apa?” Ibu menghampiri petani itu.

“Ibu harus lihat ini Bu. Sekarang kita kaya raya bu”

“Bapak dapat ini dari mana pak?”

“Bapak dapat ini dari angsa kita Bu. Dia menghasilkan telur emas untuk kita” dengan perasaan yang bahagia, suami istri itu pun saling berpelukan. Mereka sangat senang karena kehidupan mereka telah berubah. Mereka mampu membeli apapun yang mereka inginkan. Semua yang dulu tidak bisa dibeli oleh mereka, kini semuanya sangatlah mudah.

Angsa itu terus memberikan telur emas setiap harinya kepada petani itu.

Namun pada suatu hari, petani itu merasa apa yang ia dapat harus lebih banyak lagi. Ia berfikir cukup keras tentang apa yang harus ia lakukan untuk mendapatkan telur emas yang lebih banyak dari angsa itu.




Sampai akhirnya sang petani mendapatkan ide untuk membelah angsa itu. Dengan tujuan agar dia mendapatkan emas yang ada didalam tubuh angsa.

“Bu, lebih baik kita belah dua angsa itu. Kita ambil emas emas yang ada di dalam perut angsa itu. Aku yakin sekali sangat banyak emas didalam perutnya” ucap petani itu memberi ide.

“Betul juga pak. Saya juga yakin kita akan semakin kaya jika memiliki semua telur emas dari perut angsa itu.”

Karena keserakahan mereka, merekapun menangkap angsa yang telah menghidupi mereka selama ini dengan telur telurnya. Angsa itu ditangkap dan dibelah oleh sang petani. Namun ternyata, setelah di belah, didalam tubuh angsa itu tidak ada emas sedikitpun. Dan akhirnya mereka menyesal karena angsa yang harusnya mereka sayang kini sudah menjadi bangkai dan tidak akan memberi mereka telur lagi. Mereka sangat menyesal dengan apa yang mereka lakukan.

Nah, itu dia sekilas mengenai cerita “Angsa Berterlur Emas”. Dari karakter si petani kita dapat mengetahui bahwa orang yang tidak bersyukur itu akan kerap mendapatkan kesialan dalam hidupnya, jangan ditiru ya sahabat!!

Adapun pesan moral yang bisa kita ambil dari cerita dongeng “Angsa Berterlur Emas” yaitu kita tidak boleh serakah atau tamak dengan harta. Mari kita tumbuhkan rasa bersyukur atas apapun yang kita miliki dalam hidup ini, karna sejati nya hidup dengan dipenuhi rasa bersyukur akan membuat kita bahagia.

Nah, semoga setelah sahabat membaca dongeng ini dapat mebuat kalian menjadi pribadi yang lebih baik lagi ya...tetap berbuat baik dimanapun dan kapapun itu, bye...!!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dongeng Anak : Kisah Keledai Bertelinga Panjang

Dongeng Rusa dan Kura-kura Serta Pesan Moralnya

Dongeng Sebelum Tidur : Putri Berambut Merah dan Burung Berwarna Emas